Sat. Aug 15th, 2020

PLN Groundbreaking Pembangunan SUTET 500 kV PLTU Indramayu-Cibatu (Deltamas)

IMG-20180322-WA0056

IMG-20180322-WA0057

MEDIANUSANTARA-NEWS.COM

Purwakarta | 22 Maret 2018 – PLN melakukan groundbreaking pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV PLTU Indramayu-Cibatu (Deltamas) oleh Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin di lokasi proyek, yakni Desa Cijunti, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu lalu (21/3).

Jaringan transmisi SUTET 500 kV Jalur Utara Jawa, yang secara keseluruhan dibangun mulai dari PLTU Tanjung Jati di Jepara, Jawa Tengah sampai ke GITET 500 kV Cibatu Baru, Jawa Barat ini ditargetkan selesai di tahun 2019 seiring dengan rencana beroperasinya pembangkit-pembangkit baru program 35.000 MW di Jalur Utara Jawa.

“Saat ini kebutuhan lahan pembangunan sudah terpenuhi, dan kita akan segera mulai pekerjaan konstruksi untuk SUTET 500 kV Indramayu-Cibatu (Deltamas). SUTET ini menghubungkan PLTU Indramayu 2×1.000 MW yang berada di Kabupaten Indramayu dan GITET 500 kV Cibatu Baru (Deltamas) di Kabupaten Bekasi. Total terdapat 5 (lima) kabupaten yang dilintasi meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi. Pembangunan SUTET 500 kV ini dipastikan akan memperkuat sistem kelistrikan, khususnya di Jawa Barat,” jelas Amir.

Adapun untuk pelaksanaan pembebasan lahan telah dimulai sejak Gubernur Jawa Barat menerbitkan Penetapan Lokasi No. 593/Kep.1342/Pemum/2016 pada tanggal 23 Desember 2016 dimana panjang jalurnya mencapai 105,3 kilometer route (kmr), dengan jumlah tower sebanyak 239 tower, dan target beroperasinya pada September 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Daerah II Kabupaten Purwakarta Entin Setiawati yang menyampaikan dukungan terhadap pembangunan ini.
“Pemda mendukung pekerjaan ini mengingat ini pembangunan SUTET ini untuk kepentingan ketenagalistrikan nasional dengan cara memfasilitasi perijinan-perijinan dan juga sosialisasi kepada masyarakat dalam pembebasan lahan untuk pembangunan SUTET,” ujar Entin. (**)