Sat. Aug 15th, 2020

Rayakan Anniversary 19th, PT Pacific World Nusantara Gelar Aksi Tanam Pohon

MEDIANUSANTARA-NEWS.COM

BADUNG l PT Pacific World Nusantara menggelar acara ulang tahun ke 19 dengan melakukan CSR program, melalui penanaman pohon yang berlokasi di Desa Taman, Abiansemal, Jumat (6/4) lalu. Selain bertujuan untuk penghijauan, penanaman pohon tersebut juga di harapkan bermanfaat untuk tanah dan masyarakat Bali. Hal ini bisa dilihat dari pohon yang ditanam berupa pohon kelapa species khusus.

Destination Manager, Kadek Suardhamana mengatakan pohon-pohon kelapa yang tanam saat berbuah nanti bisa sangat bermaanfaat buat upacara adat di desa tersebut. Pohon kelapa yang di sumbangkan berupa pohon kelapa kecil jenis khusus seperti Kelapa Orange atau dalam Bahasa Bali dikenal dengan nama Nyuh Gading, Kelapa Hijau atau Nyuh Gadang, dan Kelapa Bulan atau Nyuh Bulan.

Kegiatan sosial tersebut diikuti oleh semua staf PT Pacific World Nusantara, semua staf PT Pacific World Nusantara tidak hanya memberikan sumbangan tetapi juga ikut langsung melakukan penanaman bibit kelapa di areal yang sudah di tentukan apparat Desa Taman, Abiansemal, Badung.

“Kami memilih pohon kelapa sebagai salah satu sumbangsih kecil kami kepada alam dan Budaya Bali, karena kami sangat sadar, denyut nadi pariwisata Bali adalah budaya, dan Budaya Bali tak terelakan lagi bernafaskan agama Hindu, dimana dalam setiap upakara, buah kelapa jenis khusus ini sangat penting fungsinya. Maka kita sebagai insan pariwisata harus ikut menjaga keberadaanya, sebagai sebuah keperdulian terhadap adat dan Budaya Bali, tutur Kadek.

Selain mendonasikan pohon, staff PT. Pacific World Nusantara yang meliputi beberapa brand, seperti Destination Services, Hotelbeds, Pacific world, Intercruises, Roiback dan juga Bedsonline mengelilingi desa dengan menggunakan sepeda motor tua sambil menikmati angin segar dan indahnya alam desa dengan persawahannya yang terawat.

Dengan mengusung tema “WeCareWeShare” ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya merupakan sebuah wujud kepeduliannya terhadap alam Bali, tetapi sekaligus mempertahankan budaya Bali sendiri.

“Kami ini peduli terhadap kelestarian adat dan budaya Bali. Apalagi kami yang bergerak dalam bidang pariwisata, kami tidak hanya mengeruk keuntungan dari adat dan Budaya Bali tetapi harus selalu ikut menjaga budaya dan memberikan sumbangsih kepada tanah Bali walapun dalam bentuk sangat kecil,” tandasnya.

Menurutnya Kadek, di luar sana ada tempat-tempat yang mungkinvlebih indah dari Bali, akan tetapi satu hal yang tidak bisa dikalahkan yaitu Taksu atau spirit yang ada di dalam budaya Bali, “Keindahan alam, mungkin menjadi salah satu daya Tarik pariwisata Bali, disisi lain kita harus sadari masih ada banyak tempat yang jauh lebih indah di luar sana , namun kita selayaknya berbangga daerah tujuan Wisata lain di dunia tidak memiliki apa yang kita miliki yaitu ‘ Taksu” atau spirit, yang hidup di karenakan manusia dan adat Budaya Bali, jelasnya.

Penanaman pohon tersebut disambut positif oleh pikah Desa Taman. Selain mengarahkan untuk lokasi penanaman, juga berperan aktif terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan.

Wayan Dharmayasa, warga Banjar Sayan Agung, Desa Taman, menyatakan sangat senang ikut berpartisipasi dalam kegiatan. Menurutnya, selain melaksanakan fun games untuk perayaan anniversary, ada pula sebuah kegiatan yang sangat peduli terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini sangat disambut positif oleh desa kami. Dengan penanaman pohon yang bisa digunakan upakara sangatlah bermanfaat nantinya untuk masyarakat desa,” tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa pohon kelapa tersebut nantinya akan dirawat oleh desa. Pengkontribusian terhadap desa menurutnya sangatlah bagus, selain penghijauan juga ada manfaat yang diberikan oleh desa. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Dengan ikut menjaga lingkungan dan Budaya Bali,” ungkapnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *