Menang Hitung Cepat, Koster-Ace Tetap Bersyukur dan Siap Kerja Cepat

Medianusantara-news.com l Hasil hitung cepat Pilkada Bali menunjukan perolehan akhir suara pasangan Dr. Ir. Wayan Koster, MM. dan Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si, unggul dari pada pasangan IB. Rai Dharmasraya Mantra, SE, M.Si, dan I Ketut Sudikerta. Dari pemantauan bersama penayangan hitung cepat lembaga Saifulmujani Reasearch and Consulting di kantor DPD PDIP Bali, Rabu 27/6 sore terlihat pasangan Koster-Ace meraih 58.25% sementara Mantra-Kerta meraih 41.75% dari 100% suara yang telah masuk.

Merespon hasil hitung cepat tersebut, meskipun tidak sesuai dengan target yang diharapkan, pasangan Koster-Ace tetap bersyukur atas perolehan tersebut.

”Hasil ini jauh dari harapan kami, dari target 70% persen minuman 60%. Namun kami ttp mensyukuri, ini semua hasil kerja dari semua pihak, rekan-rekan tim sukses. Dan tentunya arahan dari Bu Mega Wati,” ungkapnya dalam keterangan persnya di kantor DPD PDIP Bali.

Wayan Koster mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali yang telah berpartisipasi dalam pilkada ini sehingga tingkat partisipasinya masyarakat Bali dalam pilkada mencapai angka 70%. Dan secara khusus Koster mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada masyarakat yang telah memilihnya.

“Trimakasih kepada masyarakat Bali yg telah berpartisipasi sehingga tingkatnya tinggi khusunya saya ucapakan terimakasih yang sedalam-dalamnya atas dukungan suara yg telah diberikan kepada kami,” katanya.

Setelah dilantik nanti Koster mengatakan akan langsung kerja cepat untuk merealisasikan program-program yang ia janjikan kepada masyarakat Bali. Salah satu program yang akan direalisasikannya pertama adalah UU tentang Provinsi Bali.

“Setelah selesai perhitungan, kita akan langsung kerja cepat, saya akan langsung bentuk tim kerja rancangan UU tentang Provinsi Bali agar Bali memiliki UU sendiri sehingga Bali dapat membangun berdasarkan keunikan yg ada,” ungkapnya.

Selain UU tentang tentang provinsi Bali. Koster juga akan membuat UU tentang desa Pakraman. Yang akan membuat kedudukan desa Pakraman di Bali semakin kuat demi kelestarian adat tradisi dan budaya Bali.

Selain itu dia juga akan mempercepat pembangunan jalan lingkar pulau Bali, serta jalan shortcut Bali Utara – Bali Selatan, serta memastikan akan melanjutkan pembangunan Bandara Buleleng.

Terkait polemik masalah reklamasi teluk Benoa, yang selama ini menjadi isu yang cukup panas saat proses pemilihan kemarin, Koster menegaskan bahwa dirinya bersama Cok Ace akan benar-benar menghentikan rencana reklamasi tersebut.

“Begitu saya dilantik reklamasi tidak akan bisa dilanjutkan. Saya pastikan akan selesai itu barang,” tegasnya.

Meskipun telah menang berdasarkan hasil hitung cepat, namun Wayan Koster meminta kepada para pendukungnya agar tidak beruforia terlalu berlebih. Hal tersebut untuk menghormati masyarakat yang memilih berbeda. Dan ia mengingatkan agar tetap mengawal hasil perhitungan rill nya nanti agar berjalan dengan baik.

“jangan ada uforia terlalu berlebih, kita menghargai masyarakat yg memilih berbeda, tetap konsentrasi pada hitung ril nanti agar berjalan dengan baik dan tidak ada masalah kecurangan atau Mark up dari pihak manapun,” ungkapnya.

Disinggung terkait sektor pariwisata yang menjadi andalan Bali dirinya mengatakan akan memperbaiki dari hulu ke hilir, karena menurutnya kondisi pariwisata Bali saat ini mengalami penurunan kualitas.

“kami akan perbaiki dari hulu ke hilir (pariwisata) karena hari ini  telah menurun kualitasnya. Secara teknis nantinya akan dilaksanakan oleh wakil Gubernur,” katanya.

Cok Ace mengungkapkan, pariwisata Bali tentunya akan dibangun dengan konsep “One Island One Management”  sebagaimana yang telah sering disampaikan selama kampanye kemarin yaitu membangun pariwisata Bali yang terintegrasi. Pihaknya akan menyempurnakan perda-perda yang mengatur mengenai pariwisata agar

“dengan kemenangan ini akhirnya masyarakat Bali akan dapat membangun pariwisata yang diinginkan selama ini. Kita akan bangun pariwisata Bali yang terintegrasi dengan konsep “One Island One Management” sebagaimana yang telah sering diungkapkan selama kampanye kemarin,” Kata Cok Ace.

Dalam membangun Bali kedepannya Koster-Ace mengatakan pihaknya akan mengajak Mantra-Kerta dan semua pihak untuk bersama-sama memajukan Bali agar menjadi Sad Kerthi. (Ad)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*